Setelah tujuh bulan lebih gak ketemu keluarga, alhamdulillah hari ini sudah bisa pulang ke rumah bapak di Jepara, seneng banget bisa sowan ibuk n bapak, sama ponakan juga..
Hari ini cukup melelahkan rasanya, hampir usai segala keriwehanku ngurusi dunyo, segala cara tak pakai, otak kuputar, seluruh tenaga ku kerahkan, hahaha. Saatnya rehat sejenak menikmati kalodangan wekdal iki. Sruupput dulu kopinya..
Hampir dua bulan ini belum nulis lagi, masih seputar covid-19 yang ingin ku ulas. Dari perspektif ekonomi, covid-19 sangat berdampak, gak sedikit kawanku yang kehilangan pekerjaan juga banyak yang usahanya stag, bahkan ada seorang kawan lulusan hukum univ negeri sampai saat ini belum bekerja, faktor covid berperan disini.
Dari asumsi2 diatas, gak kebayang adek2 slta n mahasiswa yang lulus tahun ini, bagaimana nasib mereka jika tidak ada kesempatan kerja, toh perusahaan2 saat ini sedang melakukan pengurangan karyawan mereka.
Rabu ini hari pertama ngantor pasca lebaran, sebelumnya merasa khawatir kerjaan menumpuk sebelumnya, toh ternyata sudah kelar semua sebelum lebaran kemarin. Khawatir juga bila bertemu atasan akan dicerca berbagai pertanyaan, alhamdulillah itu tidak terealisasi, hari ini cukup lancar tidak ada kendala apapun, baru kali ini aku pulang kerja dengan perasaan bahagia. Aku paling segan bila bertemu atasan, karena aku adalah karyawan paling muda se kantor, tapi menempati posisi yang strategis, itu sebabnya apapun yang terjadi pasti ada sangkut pautnya denganku. Selain itu aku segan pada atasan karena posisiku saat ini adalah menggantikan beliau sebelum menjabat branch head, jadi atasanku pasti tahu semua pekerjaanku.
Tadi pagi aku berkomunikasi dan saling bertukar pikiran dengan seorang kawan lama melalui whatsapp. Dia adalah salah satu sohibku di kota solo dulu, lulusan universitas negeri solo yang sekarang bekerja di perusahaan kontraktor. Kawanku ini jiwanya cukup kuat menurutku, penyuka hal religius namun humorous, dilihat dari parasnya sudah bisa bikin ketawa. Cukup banyak tadi yang kami perbincangkan, sampai ke hal dampak covid-19 terhadap kondisi perusahaan masing2, dari situ aku banyak mengambil hikmah, dan ternyata aku memang kurang bersyukur bisa bekerja di perusahaan saat ini. Menjalani pekerjaan ini aku cukup enjoy sebenarnya, selain passsion juga kondisi karyawan yang baik serta upah yang mumpuni, alhamdulillah.





